Jangkar itu kini dilestarikan Pemerintah Kabupaten Rembang. Seperti terlihat pada Minggu (20/11/2011), jangkar dempo telah dibuatkan lokasi khusus dengan kolam ikan lele sebagai pelengkapnya.
Laksamana Cheng Ho yang diduga pernah berlabuh di Rembang semasa ekspedisi Kaisar Yongle, kaisar ketiga semasa Dinasti Ming sekitar 1403-1424.
Menurut warga Rembang, Suratmin, Jangkar Dampo Awang menjadi salah satu lokasi wisata yang ramai pada akhir pekan, di samping sejumlah petilasan pejuang hak asasi perempuan RA Kartini di Rembang.
Di kalangan masyarakat, juga ahli sejarah, kisah pendaratan Laksamana Cheng Ho di Rembang masih menimbulkan kontroversi, terutama tujuan berlabuhnya kapal besar yang dimiliki laksamana kepercayaan kaisar China itu.
Dalam legenda yang berkembang di masyarakat lokal, Laksamana itu dikisahkan menantang dan bertarung dengan salah satu sunan, yakni Sunan Bonang. Namun dalam sejarah yang berkembang, hampir semua misi pelayaran armada China sepanjang sejarah pada 1400 dan seterusnya merupakan perjalanan persahabatan di semua daerah tujuan, tak terkecuali pelayaran Laksamana Cheng Ho.